Sering terjadi
Terlalu banyak hingga sudah berdesakan berbagai rasa hingga untuk mengungkapkannya pun bingung akan bagaimana menggambarkannya.
“duh bingung mau mulai darimana,” ungkap orang-orang pada umumnya.
Seperti halnya saat ini. Saya. Sekedar mengetikkan apa yang dirasakan seolah mudah saja. Sebagaimana prinsip awalnya yaitu kalau tidak dapat diucapkan, ya ketikan saja. Mengoceh melalui tulisan. Ya ya ya. Tapi tidak seperti itu juga lah. Tidak ada orang lain yang mendengarkan bukan berarti tidak menimbang apa yang sebaiknya diungkapkan, kan? Begitu pula dengan menulis. Bukan berarti karna tidak ada jaminan orang untuk membacanya sehingga asal saja menata kalimat. Ohh ini bukan maksud semata untuk mementingkan penilaian orang lain ya. Namun, lebih kepada dari apa yang diungkapkan, dalam bentuk tulisan seperti ini setelahnya tetap bisa dinikmati setidaknya untuk diri sendiri. Titik koma dengan respect tetap diposisikan selayak tugasnya, tatanan kalimat dengan penuh perhatian dipikirkan penempatannyaa hingga kemudian dengan “feeling” baru menggambarkan akan makna sebagaimana yang dimaksud (ngomong apa woi).
Astaga “bingung mau mulai darimana” ya begini. Lain hal-hal yang dipikirkan, lain juga apa yang ungkapkan. Oh ya sekedar not fun fact bahwa setelah sekian banyak bulan sabit, sekarang baru lagi rasanya mengetik dilaptop.
“Sebelumnya menulis dimana jes?” tanya bantal sandaranku.
“Di pasir,” jawab asalku
Notebook putih miniku yang menghembuskan nyala monitor terakhirnya telah berpulang ke rahmatullah. By the way, mungkin ciri-ciri terakhirnya sekaligus menjadi pertanda darinya. Keyboard yang sebagaian besar tidak berfungsi, cara kerja yang sudah amat sepuh dan lambat hingga memerlukan oksigen batrai langsung dari cas an disetiap aktivitasnya. Tulisan-tulisan tahun sebelumnya ia bawa tanpa sempat diwariskan langsung sama saya, tega tapi Al-Fatihah untuknya.
Jadi, sekarang demi keberlangsungan yang lancar dan baik untuk alasan mahasiswa semester akhir jadilah laptop baru hadir. Menawarkan berbagai kemudahan dengan jaminan keselamatan customer (bukan iklan goblo).
Urusan laptop biasa saja sebenarnya. Hanya saja banyak juga file-file yang rasanya sayang hilang begitu saja. Astaga ngelantur pembahasan. Berdasarkan tampilan di ms-word ketikan ini sudah hampir memenuhi 1 page ocehan. Jangan sampai berlembar-lembar lah, takut dikira scenario ftv stasiun Indi’sial.
Sekilas jelaskan kembali bahwa jauh sebelum mengetik bahwa banyak sekali yang telah dirasakan dan kemudian terpendam. Banyak poin-poin yang ingin sekali dibahas. Mental, skripsi, buku, film, menjadi beberapa bagian-bagian itu. Bahasannya santuy ngoceh, please bukan bahasan atas nama sks yang cukup berat, bukaan. Tapi ya memang setiap saat mulai menulis selalu tidak bisa menebak akan seperti apa tulisan yang akan terketik sebelum akhirnya benar-benar selesai sampai titik teraakhir, karna kalau sampai tetes terakhir itu script iklan susu cokelat Frisian Flag. Mungkin lain hari bahasan-bahasan itu, cukup dulu, sudah masuk page 2 juga. Bye (?).
Wah wah tulisan pembuka 2021 yang sangat unedukasi.
Pict by pexels.com

Komentar
Posting Komentar