Sering terjadi Terlalu banyak hingga sudah berdesakan berbagai rasa hingga untuk mengungkapkannya pun bingung akan bagaimana menggambarkannya. “ duh bingung mau mulai darimana ,” ungkap orang-orang pada umumnya. Seperti halnya saat ini. Saya. Sekedar mengetikkan apa yang dirasakan seolah mudah saja. Sebagaimana prinsip awalnya yaitu kalau tidak dapat diucapkan, ya ketikan saja. Mengoceh melalui tulisan. Ya ya ya. Tapi tidak seperti itu juga lah. Tidak ada orang lain yang mendengarkan bukan berarti tidak menimbang apa yang sebaiknya diungkapkan, kan? Begitu pula dengan menulis. Bukan berarti karna tidak ada jaminan orang untuk membacanya sehingga asal saja menata kalimat. Ohh ini bukan maksud semata untuk mementingkan penilaian orang lain ya. Namun, lebih kepada dari apa yang diungkapkan, dalam bentuk tulisan seperti ini setelahnya tetap bisa dinikmati setidaknya untuk diri sendiri. Titik koma dengan respect tetap diposisikan selayak tugasnya, tatanan kalimat dengan penuh p...
"Jika ocehanmu terdengar tapi terabaikan, maka mengocehlah melalui tulisan"